Sunday, January 04, 2009
Nagoya Temple - Japan (名古屋城)
Tentang Keberhasilan Toyota (名古屋市)
Museum Otomobil (Museum Toyota)
Pada Bulan November 2003, Aku berkesempatan untuk berkunjung ke Museum Toyota di Aichi Prefecture , kota Nagoya - Japan.
Dari kunjungan ini, aku mendapatkan wawasan baru, bahwa ternyata, suatu keberhasilan memang tidak datang dengan sendirinya, tetapi keberhasilan itu tetap harus diiringi dengan usaha, kerja keras, kemauan dan doa. Hal ini yang terjadi dan telah dilakukan para pendiri TOYOTA.
Cerita lengkap tentang keberhasilan TOYOTA yang aku dengar langsung dari sumber di Museum ini (namanya lupa, dan catatan perjalanan entah terselip dimana --> nanti dicari lagi deh...) berawal dari mesin tenun kain. Iya benar dari mesin tenun kain (pengahasil kain) menjadi produsen mobil nomor satu di dunia, mengalahkan GM (General Motor), bukanlah hal yang mudah seperti membalikkan telapak tangan...Inilah hal yang perlu ditiru oleh kita semua.....
Sakura no Hana (桜の花)
Bunga Sakura dari Japan...Japan merupakan negara yang terkenal dengan Shunkashuutou, yaitu negara yang mempunyai empat musim, Haru - Natsu - Aki - Fuyu (musim Semi (Spring) - musim Panas (Summer) - musim Gugur (Autumn/Fall) - musim Dingin (Winter)), dimana pada setiap musim mempunyai keunikan atau ciri atau lambang yang lekat pada setiap musim tersebut.
Selama lebih kurang 5,5 tahun tinggal di Japan, musim yang paling aku sukai adalah musim semi, dimana pada musim ini bunga Sakura mekar yang dimulai dari kepulauan Okinawa-Okinawa, Pulau Kyushu-Fukuoka, Pulau Shikoku, Pulau Honshu-Hiroshima/Osaka/Nagoya/Sizuoka/Tokyo hingga ke Pulau Hokkaido-Hakodate, yaitu pergerakannya teratur dari Pulau paling selatan Japan (Okinawa) hingga ke Pulau paling utara Japan (Hokkaido) dari bulan February hingga bulan April setiap tahunnya.
Pada musim Semi ini kondisi udaranya tidak panas dan juga tidak dingin, artinya udaranya sedang-sedang saja. Jika kita ibaratkan dengan Indonesia, kondisi udara pada musim Semi di Japan ini, tidak berbeda dengan kondisi udara normal di Lembang (Jawa Barat), segar dan menyejukkan.
Aktivitas yang rutin/kebiasaan yang dilakukan setiap tahun oleh masyarakat Japan pada musim ini adalah melakukan HANAMI, yaitu suatu aktivitas makan dan minum yang dilakukan di bawah pohon bunga Sakura ini sambil menikmati indahnya bunga Sakura baik bersama keluarga dan handai taulan, maupun bersama dengan rekan-rekan sekantor atau bahkan dengan pasangan-pasangan laki-laki dan perempuan masing-masing. Hanami arti harfiahnya adalah Hana = bunga, sedangkan mi adalah kependekan dari miru = melihat, sehingga arti harfiah dari Hanami adalah melihat/menyaksikan bunga (Sakura).
Satu lagi yang berbeda dengan Indonesia, Jika di Indonesia tutup buku dan awal dimulainya tahun pelajaran baru dan kenaikan pangkat para pejabat dilakukan pada akhir bulan Desember - awal Januari, sedangkan di Japan dilakukan pada musim semi ini, yaitu akhir bulan Maret - Awal April.
Saturday, January 03, 2009
Era 1994-1998 (01) バタム島
1994 Aku lulus SMK (STM) di Bandung. Saat lulus pertama kali yang muncul dalam benakku adalah cari uang... Iya "cari uang untuk masa depanku", pikir-ku. Tapi "bagaimana caranya?????", muncul pertanyaan yang paling menjengkelkan bagi diriku.
Iya benar saat itu aku baru lulus, dan belum mengenal atau pun mempersiapkan apa yang namanya cari kerja (Bodohnya aku....hiks....). Aku coba cari referensi dari teman, sodara, surat kabar dan depnaker mengenai informasi lowongan kerja, Gotcha...akhirnya kutemukan informasi penting ini dari salah seorang bapak petugas Depnaker di Jl. Asia Afrika Bandung?? (aku lupa, tapi daerahnya tidak jauh dari Jl. Asia Afrika Bandung). Benar, saat itu dari Bandung dibutuhkan beberapa orang tenaga terampil lulusan STM (dan Lulusan Sarjana tentunya....hehehehe....) untuk ditempatkan sebagai teknisi / tenaga ahli lulusan Listrik dan Mesin di Batam (Kepulauan Riau).
Singkat cerita, aku yang sedikit beruntung (hanya merupakan salah seorang lulusan STM Negeri cukup ternama) di Bandung ini akhirnya lulus dan diterima di salah satu perusahaan PMA-Japan, dan ditempatkan di bagian Teknisi Lapangan.
Dua tahun berjalan akhirnya karierku terkoreksi, ada sedikit peningkatan, yang tadinya ditempatkan dibagian teknisi di mutasi kebagian engineering...wow kesempatan emas pikir-ku. Aku tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan, karena memang di departemen baru ini selain masalah teknis, juga faktor bahasa sangat menunjang dalam pekerjaan yang akan aku hadapi, karena aku akan berkomunikasi dengan orang-orang asing yang mungkin tidak paham akan bahasa ibu pertiwi (bahasa Indonesia) yang aku kuasai dengan baik ini. Untuk itu aku memulai sesuatu yang baru, selain bekerja, aku juga mulai belajar (Bahasa orang bule, sebagai alat untuk berkomunikasi dengan orang bule ataupun dengan orang Japan) selama kurang lebih 3 tahun. Yah...alhamdulillah dengan modal bahasa cas cis cus dan pengetahuan teknik listrik seadanya aku cukup berhasil dalam pekerjaanku.
Bersambung.......
Facebook me!
syai.bks0512@gmail.com